Berkat libur panjang lebaran, Bursa Efek Indonesia belum terlihat terpengaruh dampak dari gagalnya rencana bailout pemerintah AS sebesar US$ 700 miliar yang tidak direstui oleh Kongres AS.
Demikian disampaikan oleh Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany ketika ditemui di acara open house di rumah Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani, Komplek Widya Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (1/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Fuad, rencana bailout yang diajukan oleh pemerintah AS ini memang harus dilakukan untuk mencegah kerugian yang besar yang akan dialami oleh sektor keuangan di AS yang berdampak pada sektor keuangan dunia.
"Rasa-rasanya, mestinya bailout harus dilakukan. Kalau tidak itu suatu skenario yang sangat buruk," tandasnya.
Apabila rencana tersebut gagal, maka dunia akan terkena dampaknya di dalam sektor keuangan.
"Kalau dunia semua sudah ambruk, kan kehilangan kepercayaan. Sehingga kita kena dampak, kita eksposure secara langsung kan nggak, tapi dampak likuiditas dunia yang berkurang. Tentunya pelaku di pasar modal kita kebanyakan kan asing," tuturnya.
Pada hari ini, bursa-bursa regional mulai membaik setelah saham-saham di Wall Street kemarin mengalami rebound. Indeks Nikkei-225 di Tokyo naik hampir 1%, Sydney naik 4,2%, Taipei naik 0.78%, namun Seoul masih melemah tipis 0,58%.
(dnl/qom)











































