Inflasi Pengaruhi Gerak Rupiah

Inflasi Pengaruhi Gerak Rupiah

- detikFinance
Senin, 06 Okt 2008 08:17 WIB
Inflasi Pengaruhi Gerak Rupiah
Jakarta - Pengumuman inflasi September oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin siang ini akan mempengaruhi pergerakan rupiah selain tentu saja kondisi pasar global yang masih labil.

Jika pencapaian inflasi September melonjak dibanding Agustus 2008 yang sebesar 0,51% maka pelaku pasar akan melihat dampaknya terhadap kebijakan suku bunga acuan atau BI Rate.

Pada perdagangan valas pukul 08.00 WIB, Senin (6/10/2008) rupiah ada di posisi
9.485 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 9.460-9.510 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posisi rupiah Senin pagi ini melemah jika dibandingkan level pekan lalu yang ada di kisaran 9.425 per dolar AS.

Laju inflasi tahun kalender (Januari-Agustus) 2008 sebesar 9,40 persen, sedangkan laju inflasi year on year (Agustus 2008 terhadap Agustus 2007) sebesar 11,85 persen. Namun pelaku pasar memperkirakan inflasi September akan kembali naik karena faktor puasa dan lebaran. Pasar memprediksi inflasi September akan berada di kisaran 0,7%-0,95% atau YoY mencapai 12%.

Sementara itu pelaku pasar juga tengah menanti efektifitas bail-out senilai US$ 700 miliar yang belum tentu akan berdampak cepat terhadap pemulihan krisis finansial di AS.

Pada Jumat pekan lalu (3/10/2008) euro yang sempat merosot hingga titik terendah dalam 12 bulan di 1,3703 dolar, selanjutnya rebound ke 1,3781 dolar dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di 1,3818 dolar. Dolar AS juga nyaris tak bergerak atas yen di posisi 105,27 yen ke posis 105,28 yen.
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads