Seperti dikutip AFP, Selasa (7/10/2008), bank sentral Australia atau The Reserve Bank of Australia (RBA) memotong suku bunga hingga 100 basis poin ke level 6 persen di saat krisis keuangan global. Pemotongan suku bunga ini merupakan yang terbanyak sejak tahun 1992.
Bursa Australia langsung merespon positif. Indeks saham langsung menguat 1,7 persen setelah jatuh lebih dari 3 persen pada perdagangan sesi pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Asia terkecuali Jepang naik setelah Bank Australia mengurangi suku bunganya. Investor berharap langkah bank sentral Australia diikuti oleh bank sentral lainnya.
"Investor yakin, bank sentral di seluruh dunia bisa melakukan apapun. Langkah selanjutnya bisa pengurangan suku bunga terkoordinasi, intervensi dia pasar valuta asing atau injeksi ke pasar uang," ujar Tsutomu Soma, senior manager Okasan Securities di Tokyo.
Kejutan bank sentral Australia memberi efek penguatan bagi bursa Kospi yang naik 0,82 persen, STI naik 1,09 persen, Taiwan naik 0,34 persen. Indeks MSCI Asia-Pacific di luar Jepang juga rebound dan naik 1,4 persen. (ddn/ir)











































