Pada perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Selasa (7/10/2008) rupiah melemah 275 poin (2,96%) ke posisi 9.560 per dolar AS. Rupiah sempat melemah hingga 9.700 per dolar AS.
Namun Gubernur BI, Boediono mengaku tidak terlalu khawatir terhadap pelemahan rupiah ini karena masih dalam kisaran yang normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam RDG kali ini, BI menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate 0,25% menjadi 9,5%. Kenaikan BI Rate ini diharapkan bisa meredam pelemahan rupiah.
Boeidono juga menegaskan, kondisi rupiah saat ini memang diwaspadai tapi belum mengkhawatirkan. "Ya kita waspada, tapi tidak perlu khawatir lah, kita tetap menjaga rambu-rambu," ujarnya.
Sementara mata uang Asia lainnya kebanyakan masih melemah terhadap dolar AS seperti rupee India melemah 6,22%, won Korea melemah 17,84%, ringgit Malaysia melemah 2,15%, peso Filipina melemah 2,5%, dolar Singapura melemah 4,07%, bath Thailand melemah 1,77% dan dolar Taiwan melemah 0,98%.
"Mata uang lain juga melemah. Kalau yang lain melemah, kita menguat ya gimana," tukas Boediono.Β
(ir/ddn)











































