Pada perdagangan Selasa (7/10/2008), indeks Dow Jones merosot 508,39 poin (5,11%) ke level 9.447,11, lebih buruk ketimbang kejatuhan di hari Senin.
Sementara Nasdaq ditutup merosot 108,08 poin (5,80%) ke level 1.754,88 dan Standard 7 Poor's 500 anjlok 60,66 poin (5,74%) ke level 996,23, dan untuk pertama kalinya sejak 5 tahun terakhir merosot di bawah level 1.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut analis dari Charles Scwab seperti dikutip dari AFP, Rabu (8/10/2008), pasar dihantam oleh kekhawatiran tentang krisis kredit dan kesehatan perekonomian AS, dan menjadi lebih buruk oleh komentar Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke.
Bernanke memberikan sinyal bahwa The Fed akan menurunkan tingkat suku bunganya menghadapi prospek pertumbuhan ekonomi AS yang kian memburuk.
Kemerosotan Wall Street langsung diikuti oleh bursa-bursa regional pada hari ini. Indeks KOSPI di Korsel dibuka merosot 42,14 poin (3,1%) ke level 1.323,96.
Indeks Nikkei-225 di Bursa Tokyo juga dibuka langsung anjlok 256,25 poin (2,52%) ke level 9.899,64. Indeks S&P/ASX200 di Bursa Australia juga anjlok 177,3 poin ke level 4.441,4 hanya dalam 10 menit awal perdagangan.
(qom/qom)











































