Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (7/10/2008), kepemilikan Merrill per 30 September 2008 tersisa 112.777.500 saham atau setara dengan 9,4% dari seluruh saham dalam modal ditempatkan dan disetor penuh yang sebanyak 1.200.000.000 saham.
Merrill Lynch baru masuk sebagai pemegang saham TRIL pada 23 Juni 2008. Perusahaan investasi yang baru saja diakuisisi oleh Bank of America itu, membeli 120.000.000 saham TRIL di harga Rp 1.100 per saham pada 23 Juni atau total senilai Rp 132 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangkaian aksi penjualan saham-saham Merrill Lynch tersebut ikut mengkontribusikan kejatuhan saham TRIL pada perdagangan Senin, 6 Oktober 2008 hingga akhirnya terkena penghentian perdagangan otomatis (autorejection). TRIL dihentikan di level Rp 460, anjlok 29,23% dari penutupan sebelumnya Rp 650.
TRIL merupakan emiten ketiga yang mencatatkan saham perdananya tahun ini setelah PT Bank Ekonomi Rahardja Tbk (BAEK) dan PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA). Ketika itu, TRIL mencatatkan 1,2 miliar saham dengan komposisi 75% saham pendiri dan 25% saham publik. Harga saham IPO dipatok sebesar Rp 400 per saham.
Setelah IPO,Β komposisi pemegang saham TRIL adalah PT Hengtraco Protecsindo (74,43%), PT Dwiwira Lestari (0,57%) dan masyarakat (25%). (dro/ir)











































