Merrill Lynch Jual Rugi Saham Triwira Insan Lestari

Merrill Lynch Jual Rugi Saham Triwira Insan Lestari

- detikFinance
Rabu, 08 Okt 2008 08:59 WIB
Merrill Lynch Jual Rugi Saham Triwira Insan Lestari
Jakarta - Merrill Lynch cabang Hongkong, yang memegang saham PT Triwira Insan Lestari Tbk (TRIL) melepas secara bertahap portofolionya di bawah harga pembeliannya alias jual rugi. Dari semula memiliki saham TRIL 10%, kini tersisa 9,4%.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (7/10/2008), kepemilikan Merrill per 30 September 2008 tersisa 112.777.500 saham atau setara dengan 9,4% dari seluruh saham dalam modal ditempatkan dan disetor penuh yang sebanyak 1.200.000.000 saham.

Merrill Lynch baru masuk sebagai pemegang saham TRIL pada 23 Juni 2008. Perusahaan investasi yang baru saja diakuisisi oleh Bank of America itu, membeli 120.000.000 saham TRIL di harga Rp 1.100 per saham pada 23 Juni atau total senilai Rp 132 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak sampai dua minggu sejak masuk, pada 2 Juli 2008 Merrill Lynch mulai melepas kepemilikannya secara berkala hingga penutupann September 2008. Pada 30 September 2008, kepemilikan Merril Lynch tercatat sebanyak 112.777.500 saham (9,4%), atau berkurang 0,6%. Harga penjualan saham-saham TRIL pun dipatok lebih rendah dari harga pembelian yaitu di kisaran Rp 650 hingga Rp 1.056 per saham.

Serangkaian aksi penjualan saham-saham Merrill Lynch tersebut ikut mengkontribusikan kejatuhan saham TRIL pada perdagangan Senin, 6 Oktober 2008 hingga akhirnya terkena penghentian perdagangan otomatis (autorejection). TRIL dihentikan di level Rp 460, anjlok 29,23% dari penutupan sebelumnya Rp 650.

TRIL merupakan emiten ketiga yang mencatatkan saham perdananya tahun ini setelah PT Bank Ekonomi Rahardja Tbk (BAEK) dan PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA). Ketika itu, TRIL mencatatkan 1,2 miliar saham dengan komposisi 75% saham pendiri dan 25% saham publik. Harga saham IPO dipatok sebesar Rp 400 per saham.

Setelah IPO,Β  komposisi pemegang saham TRIL adalah PT Hengtraco Protecsindo (74,43%), PT Dwiwira Lestari (0,57%) dan masyarakat (25%). (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads