"Kami akan melakukan pemeriksaan atas anomali transaksi hari ini. Masih belum bisa dipastikan apakah ada transaksi ilegal. Namun jika melihat nilai transaksi hari ini yang hanya sebesar Rp 952 miliar, sedangkan IHSG anjlok hingga 10,38% sangat irrasional," ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah dikantornya, SCBD, Jakarta, Rabu (8/10/2008).
Pada perdagangan Sesi I hari ini, IHSG anjlok tajam 168,52 poin (10,38%) ke level 1451,669Β dari penutupan kemarin di level 1619,721. Oleh karena itu, BEI melakukan suspensi pada pukul 11.06 WIB. Suspensi juga dilakukan pada Sesi II hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham unggulan mengalami penurunan tajam hingga harus terkena auto rejection. Saham Indosat meluncur hebat hingga Rp 1.200 atau 23,3% menjadi Rp 3.950. Penurunan saham Indosat langsung diikuti saham unggulan lain seperti Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA), Astra Internasional (ASII) yang ikut turun tajam.
Saham PTBA turun Rp 1.750 atau 25% menjadi Rp 5.250 dan saham ASII turun Rp 3.200 atau 20% menjadi Rp 12.800.
"Diduga ada segilintir investor yang melakukan short sell terhadap saham-saham ini meski BEI sudah melarang short sell selama Oktober ini," kata seorang pelaku pasar, Rabu (8/10/2008).
(dro/ir)











































