"Kami harap suspensi bursa bisa dibuka besok. Akan diputuskan Kamis sore ini, setelah rapat dengan Menkeu siang ini," ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah di kantornya, SCBD, Jakarta, Kamis (9/10/2008).
Erry mengatakan bahwa pada perdagangan hari Kamis, indeks Dow Jones memang masih mengalami penurunan. Namun indeks-indeks regional di kawasan Asia Pasifik sudah mulai membaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Erry tidak bisa memastikan apakah kondisi pasar akan membaik seandainya diputuskan dibuka besok.
"Kapan membaik belum bisa diprediksi. Namun kemarin beberapa bank sentral di Eropa dan Amerika telah memangkas suku bunga acuannya. Ini bisa memberikan likuiditas dan stimulus bagi bursa-bursa di seluruh dunia, termasuk pasar modal kita," jelas Erry.
Atas alasan tersebut, BEI melihat bahwa kondisi pasar modal setidaknya sudah bisa memberikan iklim yang dapat membuat pasar tidak bergerak tidak rasional seperti pada perdagangan Rabu (8/10/2008), sehingga diharapkan bisa dibuka besok, Jumat (10/10/2008).
Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menutup perdagangan saham pada sesi I mulai pukul 11.08 WIB karena hancurnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok hingga 10,38%.
Ketika perdagangan saham ditutup pukul 11.08 JATS, Rabu (8/10/2008) IHSG merosot tajam hingga 168,052 poin atau 10,38 persen ke posisi 1.451,669. Posisi IHSG ini merupakan terendah sejak September 2006. (dro/ir)










































