Hal tersebut disampaikan Ketua DPR Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/10/2008).
"Saya juga sudah minta kepada komisi terkait untuk mengadakan koordinasi dengan pemerintah untuk melihat bagaimana kesiapan antisipasi pemerintah jangan sampai krisis ini berkepanjangan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi harus waspada sebab siapa yang menduga sampai kemarin akhirnya distop. Belum lagi ada yang disuspen beberapa perusahaan peserta BEJ," ujarnya.
Bank Indonesia diharapkan sekuat tenaga menjaga agar nilai tukar rupiah tidak terlalu merosot, tetapi ekspor juga harus tetap dipertimbangkan.
Agung berharap pemerintah mampu mencegah dampak yang meluas dari anjloknya harga saham dan mengembalikan kepercayaan investor agar tidak terbawa arus kepanikan.
(ddn/ir)










































