Namun dari semua saham kelompok Bakrie itu, investor masih melihat saham PT Bumi Resources Tbk punya prospek yang baik dan menjadikannya saham paling atraktif.
"Dari enam saham kelompok Bakrie, kami melihat Bumi yang paling atraktif," ulas CIMB-GK Securities, dalam risetnya, Jumat (10/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara sebelum disuspensi pada Selasa (7/10/2008) saham BUMI ada di posisi Rp 2,175 per saham. Saham BUMi pernah mencapai harga tertinggi Rp 8.550 per saham.
Saat ini enam saham kelompok Bakrie masih disuspensi yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bakrie Brothers Tbk (BNBR), PT Bakrie Sumatra Plantation (UNSP), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).
CIMB juga menaikkan rekomendasi untuk Bumi dari netral menjadi beli atau trading buy karena saham Bumi saat ini sudah rendah dan saatnya untuk pemulihan.
Sebaliknya CIMB menurunkan rekomendasi untuk BNBR dari netral menjadi underperform (di bawah standar).
Saham Bumi terus mendapat sorotan pelaku pasar. Berita yang beredar di pasar, grup Bakrie dikabarkan menjual 35 saham Bumi kepada Avenue Capital, perusahaan investasi asal AS senilai US$ 20,3 miliar. Sementara Antam juga dikabarkan akan mengincar 35% saham Bumi.
(ir/lih)











































