Hal ini dikatakan wapres di depan saudagar-saudagar minang dalam acara silaturahim saudagar minang di hotel Pangeran Beach, Padang Sumatera Barat (11/10/2008).
"Yang mana yang lebih penting, pasar bursa atau pasar tradisional? Yang lebih penting pasar Tanah Abang dan pasar Senen dijaga," kata Wapres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau turun 10% di Wall Street atau Dow Jones akibatnya nasional. Di Jakarta turun 50% tidak berakibat banyak. Kenapa? Karena kapitalisasi Wall Street satu setengah kali GDP (Gross Domestic Product) Amerika karena gelembung-gelembung
itu. Hampir semua AS pemain saham. Sementara transaksi kita di Jakarta cuma 20% dari GDP. Bahkan yang dagang saham pun cuma 1% penduduk Indonesia," urainya.
Selain itu menurut wapres, saham di Indonesia sebagian besar adalah milik pihak asing.
"Jadi yang punya saham itu orang asing. Jangan berpikir kita yang punya Wall Street," pungkasnya.
(alf/qom)











































