"Saat ini kementerian menyiapkan tiga perusahaan sekuritas yaitu Mandiri Sekuritas, Bahana Securities dan Danareksa Sekuritas. Nanti siapa saja yang akan dipakai tergantung emiten masing-masing. Jadi kementerian menghimbau agar menggunakan sekuritas BUMN," kata Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu di kantor BUMN gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (11/10/2008).
Said juga menghimbauΒ agar penunjukkan sekuritas untuk program buy back bisa dilakukan Sabtu ini. "Sehingga Minggu besok bisa dilaporkan ke Bapepam," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah melonggarkan aturan buy back hingga 20% dari semula 10% tanpa harus menunggu persetujuan RUPS dulu. Pemerintah juga menyiapkan dana Rp 4 triliun untuk BUMN yang akan mengikuti program itu.
Dari 14 BUMN yang tercatat di BEI, 11 di minta ikut program tersebut. Sedangkan 3 BUMN dari sektor bank tidak bisa ikut karena harus menjaga likuiditas.
Program buy back ini adalah upaya pemerintah untuk menjaga pasar saham yang sejak Rabu (8/10/2008) tutup karena mengalami anjlok tajam terkena sentimen krisis global.
Perusahaan BUMN yang akan ikut program itu harus melapor ke Bapepam LK pada Sabtu ini hingga pukul 17.30 WIB dan Minggu hingga pukul 18.30 WIB.
(ir/ir)











































