Hal ini dikatakan oleh Kepala Bapepam LK Fuad Rahmany usai jumpa pers di Kantor Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (13/10/2008).
"Kita sudah tekankan kepada mereka untuk menggunakan ekstra cash yang dimiliki, tidak boleh mengganggu capex(capital expenditure). Ini pilihan saja, sama seperti mereka menaruh di deposito atau saham," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada orang yang bilang ini merugikan justru tidak karena program buy back ini menyelamatkan pasar. Pasti public shareholder diuntungkan," tukasnya.
Bapepam sendiri terus berusaha memfasilitasi buy back sejak pekan lalu, untuk mengantisipasi pembukaan perdagangan para hari ini setelah sebelumnya dihentikan perdagangannya sejak Rabu.
"Kita fasilitasi, regulasi kita buat lebih fleksibel, kita percepat, kita buka Sabtu-Minggu sehingga hari ini secara teknis sudah banyak yang bisa melakukan buy back tapi apa mereka akan melakukannya hari ini itu terserah mereka," papar Fuad.
(dnl/qom)











































