Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Negara (Meneg) BUMN Sofyan Djalil seusai acara halal bihalal di Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (13/10/2008).
"BUMN yang sudah siap ada sembilan, total alokasi dananya lebih dariΒ sekitar Rp 6 triliun," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan begitu Ia mengharapkan, program buy back tidak melawan pasar tetapi memberikan harapan dan kepercayaan kepada pelaku pasar bahwa saham BUMN itu layak untuk dikoleksi.
Disamping itu, bagi beberapa BUMN yang harga sahamnya sudah terlalu murah bisa menjadi kesempatan untuk melakukan investasi," katanya.
Ia juga mengatakan, kondisi pasar saat ini merupakan kesempatan langka yang jarang sekali datang. Pada intinya seluruh BUMN diberikan kesempatan untuk lakukan buy back karena harga saham sedang bagus.
"Mereka kalau mau beli silakan, ini (buy back) bukan mandatory," imbuhnya.
(ang/ir)











































