"Kami ingin memberikan sinyal kepada pasar bahwa saham Adaro saat ini nilainya sudah di bawah nilai wajar (undervalued) karena pasar modal sedang mengalami krisis. Kami telah dihubungi oleh beberapa institusi keungan internasional yang memiliki saham Adaro cukup signifikan dan menawarkan saham mereka untuk dijual kepada kami. Saat ini kami sedang mengkaji dengan serius tawaran tersebut," kata Presdir PT Adaro Energy Tbk, Garibaldi Thohir dalam laporan ke BEI, Selasa (14/10/2008).
Adaro mengaku punya peluang untuk buy back demi menjaga harga saham agar tidak jatuh lebih dalam lagi. "Saham yang dibeli nanti dapat dijual lagi untuk kebutuhan ekspansi usaha, Walaupun pembelian kembali saham tersebut dapat mengakibatkan naiknya rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio) namun struktur modal perseroan masih tetap kuat," jelas Garibaldi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga saham Adaro dengan kode perdagangan ADRO pada penutupan perdagangan saham Senin kemarin (13/10/2008) ada di level Rp 730 per saham. Posisi harga saham Adaro ini jauh di bawah harga saat IPO bulan Juli 2008 yang di level Rp 1.100.
(ir/ir)











































