Pada perdagangan saham sesi I Selasa (14/10/2008) bursa saham di Jepang dengan indeks Nikkei-225 naik 11,36% atau 940,08 poin ke posisi 9.216,51.
Kenaikan indeks Nikkei ini merupakan kenaikan yang spektakuler karena munculnya optimisme di kalangan pelaku pasar akan upaya sejumlah negara yang akan bersama-sama melakukan pemulihan pasar finansial global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa saham Korea Selatan juga tidak mau ketinggalan mengikuti fenomena kenaikan besar-besaran ini. Indeks KOSPI naik 66,19 poin atau 5,14% menjadi 1.354,72. Sedangkan indeks Taiwan naik 6% atau 300,81 poin menjadi 5.321,25.
Saham-saham Asia mengekor bursa AS yang mencatat rebound lebih dari 11 persen dalam sebuah rally cepat, terutama dalam setengah jam terakhir. Investor terpacu lagi untuk mengumpulkan saham setelah sejumlah negara didunia mengumumkan rencana penyelamatan finansial massal yang bernilai ratusan miliar dolar AS.
Pada penutupan perdagangan saham Senin (13/10/2008) waktu AS, indeks Dow Jones ditutup menguat tajam hingga 936,42 poin (11,08%) ke level 9.387,61, sekaligus memecahkan kemelorotan tajam dalam 8 hari terakhir perdagangan.
Indeks teknologi Nasdaq juga menguat hingga 194,74 poin (11,81%) ke level 1.844,25 dan Standard & Poor's 500 menguat 104,11 poin (11,58%) ke level 1.003,35. Kenaikan S&P merupakan yang terbesar sejak 69 tahun terakhir. (ir/ddn)











































