IHSG Melonjak Drastis dengan Transaksi yang Tipis

IHSG Melonjak Drastis dengan Transaksi yang Tipis

- detikFinance
Selasa, 14 Okt 2008 16:12 WIB
IHSG Melonjak Drastis dengan Transaksi yang Tipis
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan yang drastis mengikuti tren kebangkitan bursa saham di Wall Street dan Asia. Kenaikan IHSG yang mencapai 94 poin lebih ini sayangnya tidak diikuti nilai transaksi yang tinggi.

Untuk kenaikan sebesar itu, nilai transaksi sebesar Rp 2 triliun relatif kecil dibanding sehari sebelumnya yang mencapai Rp 6 triliun lebih.

Adanya aturan auto rejection 10% yang membuat kenaikan atau penurunan harga saham maksimal 10%, telah membuat gerak investor menjadi terbatas karena ketika ingin memborong saham incaran telah kepentok auto rejection.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan saham Selasa (14/10/2008) IHSG melonjak 94,094 poin (6,44%) menjadi 1.555,967. Sebelumnya pada penutupan sesi I, IHSG menguat tajam hingga 99,212 poin (6,79%) menjadi 1.561,085.

Indeks LQ-45 naik 22,931 poin (7,98%) menjadi 310,232 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 16,749 poin (7,36%) menjadi 244,272.

IHSG mengikuti kenaikan bursa saham Asia hari ini seperti Hang Seng naik 3,19%, Seoul naik 6,14%, KOSPI naik 6,10%, Nikkei naik 14,15%, dan STI Singapura naik 3,65%. Sedangkan bursa Shanghai turun 2,71%

Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 48.537 kali, dengan volume 2,850 miliar unit saham, senilai Rp 2,366 triliun. Sebanyak 165 saham naik, 50 saham turun dan 39 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, United Tractors (UNTR) naik Rp 400 menjadi Rp 6.500, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 175 menjadi Rp 2.350, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 225 menjadi Rp 2.500, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 400 menjadi Rp 4.625, Telkom (TLKM) naik Rp 650 menjadi Rp 7.250, Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.250 menjadi Rp 14.200 dan Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 275 menjadi Rp 3.175.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Truba Alam Manunggal Engineering (TRUB) turun Rp 10 menjadi Rp 92, Central Proteinaprima (CPRO) turun Rp 15 menjadi Rp 140 dan Sumalindo Lestari (SULI) turun Rp 5 menjadi Rp 355. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads