IPO Krakatau Steel Mundur Hingga 2009

IPO Krakatau Steel Mundur Hingga 2009

- detikFinance
Rabu, 15 Okt 2008 09:01 WIB
IPO Krakatau Steel Mundur Hingga 2009
Jakarta - Rencana initial public offering (IPO) atau pelepasan saham perdana PT Krakatau Steel (KS) dipastikan batal pada tahun ini. Perusahaan baja plat merah ini akan mempertimbangkan melakukan IPO pada tahun depan.

Apabila skenario IPO masih tidak memungkinkan, perseroan akan mencari sumber pendanaan lain di luar pasar modal dan perbankan.

"Ya kita tunggu situasi dunia dan pasar modal, kita tidak bisa memaksakan. Apakah akhir tahun,Β  yang penting persiapan kita. KalauΒ  melihat ini kondisi saat ini bisa tahun depan," kata Direktur Utama KS Fazwar Bujang kepada detikFinance, Rabu (15/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai rencana untuk tahun depan, Fazwar tidak bisa memastikan kapan perusahaan yang dipimpinnya akan melantai di bursa. Namun perseroan akan melepas saham perdana dengan memperhatikan pergerakan IHSG pada level yang dianggap stabil. "Memang kita tidak bisa tebak-tebak buah manggis soal kapannya," ujarnya.

Menurutnya tujuan IPO adalah untuk mendapatkan pendanaan, dalam upaya ekspansi perseroan,namun ia menyadari memperoleh dana dari pasarΒ  modal dan perbankan akan sulit pada kondisi sekarang ini.

Skenario Lain

Terlepas dari itu semua, perseroan akan tetap tidak keluar dari skenario awal untuk ekspansi yaitu produksi 5 juta ton pada tahun 2015. Dipastikan sebelum 2015, KS sudah harus mengambil sikap mengenai pendanaan apakah dengan IPO, perbankan, global bond atau bahkan strategic sale.

"Batasan maksimal rencana kita, akan tetap realisasikan awal 2015 kapasitas pabrik 5 juta ton," ucapnya.

Ketika ditanya apakah KS akan mencari alternatif lain selain sumber pendanaan melalui pasar modal, seperti perbankan, global bond, bahkan strategic sale. Fazwar mengakui kalau langkah alternatif itu akan ditempuh oleh KS kalau pasar modal tidak bisa diharapkan.

"Kita harus mencari skenario lain, soal global bond misalnya, tapi itu sangat sulit belum bisa dipastikan oleh kami," jelasnya.

Fazwar kembali menegaskan bahwa tujuan ekspansi atau pengembangan usaha, tidak hanya dilihat dari sisi investasi saja, apalagi mengandalkan pendanaan dari luar. Tetapi yang terpenting adalah pengembangan usaha harus bisa sejalan dengan pengembangan teknologi perseroan. (hen/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads