Mengerek Saham Telkom dan BRI

Rekomendasi Saham

Mengerek Saham Telkom dan BRI

- detikFinance
Rabu, 15 Okt 2008 09:50 WIB
Mengerek Saham Telkom dan BRI
Jakarta - Pasar saham yang masih labil karena krisis finansial global bukan menjadi penghalang investor mengoleksi saham-saham unggulan untuk keperluan trading. Saham Telkom dan BRI berpotensi terkerek.
Β 
Panin Sekuritas dalam rekomendasi, Rabu (15/10/2008) menuliskan, IHSG bergerak menguat 94 poin (6.44%) menyusul rebound-nya Dow Jones sebesar lebih dari 900 poin.

Meski demikian, kami menilai kenaikan IHSG terlihat tertahan oleh peraturan auto rejection 10%. Minat beli investor atas saham tertentu dibatasi oleh auto rejection 10%.

Secara teknikal, beberapa saham unggulan telah meng-konfirmasikan terjadinya reversal. Kisaran support-resistance 1.504-1.620.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dow Jones ditutup melemah -0.82%, setelah sehari sebelumnya mencatat rekor kenaikan harian tertinggi dalam 75 tahun terakhir. Investor khawatir perlambatan ekonomi global akan berdampak terhadap kinerja emiten. Kekhawatiran tersebut menyebabkan untuk sesaat investor mengabaikan langkah penyelamatan perbankan oleh negara-negara maju.

Sementara untuk market lokal, kami merekomendasikan agar pemodal juga waspada terhadap kemungkinan profit taking ditengah situasi yang penuh ketidakpastian.

Berikut analisa teknikal dua saham unggulan.

Telkom (TLKM), saham ini dalam dua hari perdagangan terakhir terus menguat hingga mencapai batas atas auto rejection. Ditengah tren penurunan harga komoditas, tampaknya investor cenderung memilih saham BUMN yang memiliki berita bagus, yakni buyback. Secara teknikal, saham ini masih akan dapat menguat. TLKM diperkirakan akan kembali menguji level konsolidasi lama di 7.700-an. Beberapa indikator mengindikasikan masih banyak ruang untuk bergerak naik. Meski demikian, waspadai pula kemungkinan profit taking. Trading beli.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI), secara historis dibandingkan pergerakan saham bank lainnya, BBRI merupakan saham paling fluktuatif. Secara teknikal, saham ini membentuk pola morning star yang mengindikasikan bullish reversal. Kami perkirakan daam jangka pendek saham ini dapat kembali menembus 5.000-an. Trading beli.

Disclaimer:

Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil.
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads