Β
Panin Sekuritas dalam rekomendasi, Rabu (15/10/2008) menuliskan, IHSG bergerak menguat 94 poin (6.44%) menyusul rebound-nya Dow Jones sebesar lebih dari 900 poin.
Meski demikian, kami menilai kenaikan IHSG terlihat tertahan oleh peraturan auto rejection 10%. Minat beli investor atas saham tertentu dibatasi oleh auto rejection 10%.
Secara teknikal, beberapa saham unggulan telah meng-konfirmasikan terjadinya reversal. Kisaran support-resistance 1.504-1.620.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk market lokal, kami merekomendasikan agar pemodal juga waspada terhadap kemungkinan profit taking ditengah situasi yang penuh ketidakpastian.
Berikut analisa teknikal dua saham unggulan.
Telkom (TLKM), saham ini dalam dua hari perdagangan terakhir terus menguat hingga mencapai batas atas auto rejection. Ditengah tren penurunan harga komoditas, tampaknya investor cenderung memilih saham BUMN yang memiliki berita bagus, yakni buyback. Secara teknikal, saham ini masih akan dapat menguat. TLKM diperkirakan akan kembali menguji level konsolidasi lama di 7.700-an. Beberapa indikator mengindikasikan masih banyak ruang untuk bergerak naik. Meski demikian, waspadai pula kemungkinan profit taking. Trading beli.
Bank Rakyat Indonesia (BBRI), secara historis dibandingkan pergerakan saham bank lainnya, BBRI merupakan saham paling fluktuatif. Secara teknikal, saham ini membentuk pola morning star yang mengindikasikan bullish reversal. Kami perkirakan daam jangka pendek saham ini dapat kembali menembus 5.000-an. Trading beli.
Disclaimer:
Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil.
(ir/qom)










































