Pada penutupan perdagangan saham sesi satu, Rabu (15/10/2008) IHSG turun 9,819 poin (0,63%) menjadi 1.546,148.
Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB turun 37 poin ke posisi 9.777 per dolar AS. Meski sudah ada langkah-langkah serius dari Bank Indonesia seperti penurunan giro wajib minimum (GWM) valas untuk mengamankan rupiah, aksi ambil untung tidak mampu menghalau pelemahan rupiah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain terseret pelemahan bursa regional, investor di Bursa Efek Indonesia juga masih sulit bergerak karena kepentok aturan auto rejection 10%.
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 40.290 kali dengan volume 1,040 miliar saham, senilai Rp 1,597 triliun. Sebanyak 37 saham naik, 122 saham turun dan 21 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 125 menjadi Rp 4.500, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 menjadi Rp 6.100, United Tractors (UNTR) turun Rp 550 menjadi Rp 5.950, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 125 menjadi Rp 2.375 dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 2.250.
(ir/ddn)










































