Rupiah dan IHSG Merosot Tajam

Sesi Siang

Rupiah dan IHSG Merosot Tajam

- detikFinance
Kamis, 16 Okt 2008 12:12 WIB
Rupiah dan IHSG Merosot Tajam
Jakarta - Pelemahan bursa saham Wall Street yang diikuti bursa Asia ikut memukul pasar keuangan Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah meluncur negatif.

Pada perdagangan saham sesi I, Kamis (16/10/2008) IHSG anjlok 69,790 poin (4,59%) menjadi 1.450,617. Saham-saham unggulan di BEI menjadi tumpahan aksi jual investor.

Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB merosot 56 poin ke posisi 9.830 per dolar AS. Rupiah belum bebas hambatan meski bank sentral sudah mengeluarkan sejumlah langkah pengamanan seperti penurunan giro wajib minimum valas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan IHSG dan rupiah yang tajam ini karena terbawa sentimen negatif di pasar global. Investor kembali cemas akan perekonomian AS yang terus melemah pasca keluarnya data ritel September yang turun.

Turunnya perekonomian AS ditakutkan akan membuat pasar finansial global makin susut karena AS menjadi kiblat ekonomi dunia.

IHSG meluncur deras ke zona negatif mengikuti indeks saham di Asia pada siang ini seperti Hang Seng turun 7,58%, Seoul turun 8,69%, KOSPI turun 8,84%, Nikkei turun 9,63%, Shanghai turun 3,68%, STI Singapura turun 6,63% dan Taiwan turun 3,26%.

Perdagangan saham sesi siang di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat transaksi sebanyak 18.359 kali, dengan volume 646,3 juta saham, senilai Rp 979 miliar. Hanya 15 saham naik, 138 saham turun dan 13 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 400 menjadi Rp 6.750, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 170 menjadi Rp 1.700, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 80 menjadi Rp 1.220, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 550 menjadi Rp 5.200 dan Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 300 menjadi Rp 2.750. 
    
(ir/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads