BEI Buka Suspensi 3 Saham Bakrie Jumat

BEI Buka Suspensi 3 Saham Bakrie Jumat

- detikFinance
Kamis, 16 Okt 2008 14:25 WIB
BEI Buka Suspensi 3 Saham Bakrie Jumat
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan membuka 3 dari 6 emiten grup Bakrie yang dihentikan perdagangan sahamnya (suspensi) sejak Selasa 7 Oktober 2008. BEI masih menunggu beberapa kelengkapan dokumen hari ini.

"Kemungkinan besok akan kita buka. Tiga perusahaan yang akan kita buka. Tunggu sampai sore ini. karena datanya masih akan diserahkan oleh mereka hingga sore ini," ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah di kantornya, SCBD, Jakarta, Kamis (16/10/2008).

Menurut Erry, tiga perusahaan yang dimaksud wajib menyerahkan kelengkapan dokumen tersebut hari ini. Sayangnya, Erry belum mau mengumumkan tiga emiten yang dimaksud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami masih menunggu data-data pembeli mereka dan bagaimana proses restrukturisasinya," jelas Erry.

Mengenai tiga emiten grup Bakrie lainnya, Erry mengatakan BEI sudah meminta mereka segera menyelesaikan kelengkapan dokumen yang diperlukan. Namun hingga saat ini belum dapat diberikan oleh emiten-emiten tersebut.

"Mengenai 3 lainnya, sedang kami minta mereka agar data-datanya cepat selesai. Kami usahakan Senin dibuka," ujar Erry.

Suspensi saham grup Bakrie sudah berlangsung sepekan lebih sejak terjadi kisruh gagal bayar PT Danatama Makmur. Β 

Enam saham grup Bakrie yang disuspensi sejak 7 Oktober 2008 adalah PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).

Enam emiten grup Bakrie itu telah mengadakan paparan publik secara bersamaan untuk menjelaskan mengenai kondisi fundamental perseroan, terutama terkait rumor-rumor seputar grup Bakrie.

Masih disuspensinya saham grup Bakrie ini, seolah BEI mengamini permintaan Direktur BNBR, Ari Saptari Hudaya yang meminta BEI melakukan suspensi selama paling tidak 1 minggu ke depan lantaran sedang dalam proses negosiasi yang bersifat material dengan beberapa mitra strategis. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads