Pada penutupan perdagangan saham Kamis (16/10/2008) IHSG anjlok 57,156 poin (3,76%) menjadi 1.463,251. IHSG pada ini hari sempat merosot hingga 81,196 poin.
Indeks LQ-45 turun 15,096 poin (5%) menjadi 286,719 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 10,797 poin (4,52%) menjadi 228,175.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turunnya perekonomian AS ditakutkan akan membuat pasar finansial global makin susut karena AS menjadi kiblat ekonomi dunia.
IHSG meluncur deras ke zona negatif mengikuti indeks saham di Asia seperti Hang Seng turun 4,8%, Seoul turun 9,44%, KOSPI turun 9,55%, Nikkei turun 11,41%, Shanghai turun 4,25%, STI Singapura turun 5,76% dan Taiwan turun 3,25%.
Perdagangan saham hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat transaksi sebanyak 37.574 kali, dengan volume 1,373 miliar saham, senilai Rp 1,950 triliun. Sebanyak 26 saham naik, 148 saham turun dan 35 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 450 menjadi Rp 6.700, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 120 menjadi Rp 1.750, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 40 menjadi Rp 1.260, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 menjadi Rp 5.350 dan Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 300 menjadi Rp 2.750.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Indosat (ISAT) naik Rp 475 menjadi Rp 5.700, Adaro Energy (ADRO) naik Rp 10 menjadi Rp 740 dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 150 menjadi Rp 6.000.
(ir/qom)











































