Harga saham 3 emiten grup Bakrie yang telah dibuka suspensinya sejak Jumat (17/10/2008) langsung anjlok tajam lagi sejak pembukaan Sesi I perdagangan Senin (20/10/2008). Ketiganya langsung kena penolakan otomatis (auto rejection) bawah.
Harga saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) langsung anjlok ke level Rp 122, anjlok Rp 13 (9,63%) dibanding posisi penutupan 17 Oktober 2008 di level Rp 135.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) langsung anjlok ke level Rp 151, anjlok Rp 16 (9,58%) dibanding posisi penutupan 17 Oktober 2008 di level Rp 167.
Pelaku pasar tampaknya masih memberikan reaksi negatif terhadap informasi transaksi penjualan saham-saham mereka, meski sudah dipublikasikan. Pada pembukaan perdana Sesi I, Jumat, 17 Oktober 2008 lalu harga saham ketiganya langsung anjlok hingga kena auto rejection bawah tidak sampai setengah jam perdagangan.
Pada pembukaan perdagangan Sesi I hari ini, perdagangan saham ketiganya langsung anjlok hingga kena auto rejection tidak sampai satu menit pertama perdagangan.
Tekanan jual pada saham-saham tiga emiten Bakrie tersebut masih sangat besar. Tidak terlihat adanya permintaan beli atas saham-saham mereka. Sementara tiga emiten grup Bakrie lainnya yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bakrie & Brothers (BNBR) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) hingga hari ini masih disuspensi. (dro/qom)











































