Kenaikan laba bersih disebabkan oleh lebih rendahnya rasio kenaikan pos beban terhadap pos pendapatan.
Demikian hasil laporan keuangan belum diaudit yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pos Laba Kotor, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan sebesar 31%, menjadi Rp 3,792 triliun, dari sebelumnya Rp 2,894 triliun. Kenaikan tersebut disebabkan rasio pertumbuhan pos Beban Pokok Pendapatan lebih kecil dibanding rasio pertumbuhan Pendapatan.
Pertumbuhan pos Laba Kotor hanya sebesar 19,22% menjadi Rp 5,004 triliun dari sebelumnya Rp 4,197 triliun.
Pertumbuhan pos Beban Usaha yang hanya sebesar 20,34% menjadi Rp 1,396 triliun dari sebelumnya Rp 1,160 triliun, mendorong rasio pertumbuhan Laba Usaha menjadi lebih besar lagi.
Pos Laba Usaha sebesar Rp 2,396 triliun, naik 38,17% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,734 triliun.
Setelah dikurangi pos Penghasilan Lain-lain, SMGR membukukan Laba Bersih sebesar Rp 1,798 triliun, naik 41,46% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,271 triliun.
(dro/ir)











































