Pada penutupan perdagangan saham Kamis (23/10/2008) IHSG turun 42,539 poin (3,08%) menjadi 1.337,204. Perdagangan saham hari ini berjalan sepi yang mencatat transaksi sebanyak 34.314 kali dengan volume 1,368 miliar unit saham, senilai Rp 1,477 triliun.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merosotnya indeks disebabkan harga komoditas yang keep getting lower terutama minyak yang berada di bawah level psikologis US$ 70/barrelnya. Hal ini mengakibatkan OPEC akan mengadakan pertemuan di Wina besok untuk membahas pemotongan jumlah produksi minyak OPEC.
Melemahnya harga komoditas disebabkan anjloknya indeks global (Dow -5,7%) sehingga menimbulkan kekhawatiran krisis ekonomi akan terus berkelanjutan. Semua sektor ditutup melemah hari ini dipimpin oleh misc ind (-5,06%). Pergerakan indeks sendiri sangat volatile pada perdagangan hari ini, indeks dibuka pada level 1.327,027.
Sementara dari kurs rupiah, pada pukul 4.02 kurs berada di level Rp9.985/USD. SMGR yang baru saja merilis laporan keuangan 3Q08 ( net income +41% yoy) ditutup di level Rp 2.500 (-3,08%).
JPRS (Jaya Pari Steel) juga mencatat kenaikan net income sebesar 159,5% yoy dan ditutup di level Rp215 (-3,08%). Sementara rencana rights issue CPRO tidak mendapat persetujuan Bappepam-LK, sehingga RUPSLB ditunda 3 hari hingga memperoleh pernyataan efektif baru.
Dari sektor perbankan, BBCA akan mendapat tambahan likuiditas Rp1,1 trilliun dari pencairan obligasi pemerintah yang mature November.
(qom/qom)











































