Rupiah Kritis di 9.998/US$

Rupiah Kritis di 9.998/US$

- detikFinance
Jumat, 24 Okt 2008 11:14 WIB
Rupiah Kritis di 9.998/US$
Jakarta - Rupiah dalam posisi kritis di level 9.998 per dolar AS. Kejatuhan rupiah ini karena pasar finansial di Asia kini menjadi perhatian pelaku pasar setelah AS dan Eropa yang lebih dulu terkena krisis.

Pada perdagangan valas pukul 11.00 WIB, Jumat (24/10/2008) rupiah melemah hingga 58 poin ke posisi 9.998 per dolar AS. Posisi rupiah ini sangat rentan menembus level psikologis 10.000 per dolar AS.

Pelaku pasar menduga Bank Indonesia (BI) mati-matian menjaga rupiah agar tak melemah terlalu tajam dan tak menembus level psikologis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara mata uang Asia lainnya pada siang ini juga kebanyakan jatuh terhadap dolar AS seperti won Korea melemah 3,03%, dolar Singapura melemah 0,47%.

Ekonomi Asia yang banyak bergantung pada ekspor di Eropa dan AS menjadi perhatian pasar karena rentan terseret krisis finansial global.

Ekonom Ryan Kiryanto dalam perbincangannya dengan detikFinance, Jumat (24/10/2008) mengatakan melemahnya rupiah karena kebutuhan dolar AS yang sangat tinggi yang terjadi tidak hanya di Indonesia.

"Mereka takut dolar AS akan menguat sehingga mereka menjual rupiah," katanya.

Alasan lain pelemahan rupiah karena banyak dolar AS yang dilarikan (capital outflow) oleh perusahaan asing kepada induknya di luar negeri. Karena perusahaan induknya itu sangat membutuhkan likuiditas dolar AS.

"Jadi dananya kembali ke pusatnya," katanya

Faktor lain karena kebutuhan dolar AS yang sangat tinggi di pasar global terutama oleh AS. "Jadi akumulasi dari faktor-faktor ini membuat adanya kepanikan di pasar," ujarnya

BI menurutnya, sudah melakukan intervensi dengan bagus tetapi karena kebutuhan dolar AS yang sangat tinggi rupiah tidak bisa dihindari pelemahannya.

Ryan menepis adanya unsur spekulasi dari pelemahan rupiah ini. "BagaimanaΒ  mau spekulasi kalau dolar AS terbatas," tukasnya. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads