Bursa Asia Makin Hancur

Bursa Asia Makin Hancur

- detikFinance
Jumat, 24 Okt 2008 11:22 WIB
Bursa Asia Makin Hancur
Jakarta - Penguatan saham-saham di Wall Street tak mampu meredakan kepanikan di bursa Asia. Saham-saham di bursa Asia justru kembali mencetak pelemahan tajam.

Pelemahan bursa-bursa Asia terjadi ditengah kegugupan di Wall Street pada perdagangan sebelumnya, meski akhirnya indeks Dow Jones ditutup menguat 172,04 poin (2,02%) ke level 8.591,25.

Pada perdagangan Jumat (24/10/2008), indeks Nikkei-225 di Bursa Tokyo merosot tajam di bawah level 8.000 untuk pertama kalinya sejak Maret 2003. Nikkei 225 menutup sesi I dengan penurunan hingga 602,18 poin (7.12%) ke level 7.858,80.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejatuhan Nikkei-225 terjadi karena investor makin mengkhawatirkan nasib kinerja perusahaan-perusahaan setelah Sony Corp mengumumkan proyeksi laba yang kemungkinan akan merosot. Saham Sony melorot hingga 13%.

"Wall Street ditutup menguat, namun itu hanya penguatan marjinal setelah aksi jual massal. Arah pasar global masih belum berubah. Melihat gejolak di Wall Street dan tren di pasar saham lain serta menguatnya yen, maka tidak heran jika saham-saham di Tokyo melemah," ujar Daisuke Uno, chief strategist Sumitomo Mitsui Banking Corp seperti dikutip dari AFP.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng juga dibuka melorot 2,1%, sementara Australia turun 1,1% dan Singapura ambles 2,15%, Korsel merosot 3,5%.

Bursa Efek Indonesia pun tak ketinggalan. Pada perdagangan pukul 11.15 WIB, IHSG anjlok hingga 86 poin (6,44%) ke level 1.251.

Sementara dolar AS melemah ke 96,50 yen, dibandingkan sebelumnya di 97,27 yen. Euro melemah ke 123 yen, untuk pertama kalinya sejak 6 tahun terakhir.

(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads