Pada penutupan perdagangan saham akhir pekan Jumat (24/10/2008) IHSG anjlok 92,390 poin (6,91%) menjadi 1.244,864. Posisi terendah sejak Juni 2006. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 32.979 kali, dengan volume 2,686 miliar unit saham, senilai Rp 1,514 triliun.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BYAN yang selama 8 hari terakhir ditutup menguat (auto rejection ke atas) ditutup melemah hari ini di level Rp1.850 (-8,41%). CPRO lagi ditutup melemah 8,69% ke Rp63 terkait Bappepam masih mempertanyakan siapa pembeli siaga rights issue CPRO.
Sementara dari BUMI, penjualan 35% saham BUMI kepada investor strategis diharapkan rampung minggu ini, sehingga diperkirakan pekan depan BUMI dapat kembali diperdagangkan di bursa efek.
Melemahnya IHSG mengikuti harga komoditas yang bergerak volatile terutama dipicu oleh harga minyak yang masih di bawah $70 menyebabkan para investor menarik dananya dari emerging market.
Anjloknya IHSG mengikuti pergerakan bursa regional yang ditutup melemah semua seperti Hang Seng (-8,3%), Kospi (-10,3%), Singapore Strait Times(-8,15%), dan Nikkei (-9,6%). Sementara dari nilai kurs, rupiah pada pukul 5.09 ditutup di level Rp10.005/USD.
Kondisi ekonomi di Asia yang mengkhawatirkan ini menyebabkan Negara ASEAN+3 (Korsel, Cina, dan Jepang) menyiapkan pendanaan melalui mekanisme swap sebesar $800 milliar.
(qom/qom)











































