Jatuh 10%, Bursa Filipina Disuspensi

Jatuh 10%, Bursa Filipina Disuspensi

- detikFinance
Senin, 27 Okt 2008 11:07 WIB
Jatuh 10%, Bursa Filipina Disuspensi
Manila - Bursa Saham Filipina terjatuh hingga 10 persen lebih, sehingga langsung terkena penghentian sementara perdagangan. Sementara nilai tukar peso langsung anjlok ke level terendahnya dalam 2 tahun terakhir.

Seperti dikutip dari AFP, Senin (26/10/2008), penutupan sementara perdagangan saham di Filipina ini terjadi untuk pertama kalinya sejak Philippine Stock Exchange didirikan. Bursa Filipina dihentikan saat jatuh hingga 194,33 poin ke level 1.759,16, hanya 30 menit sebelum penutupan perdagangan sesi II.

Sementara mata uang peso juga terus merosot di tengah intervensi mati-matian dari Bank Sentral Filipina. Setelah sempat menyentuh level 48,991 dolar, peso kini menyentuh level terendahnya dalam 22 bulan terakhir di 49,35 dolar. Menurut para pialang, bank sentral sudah menginjeksikan US$ 100 juta ke pasar dalam rangka meredam kejatuhan mata uangnya,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejatuhan pasar saham juga terjadi di lantai Bursa Efek Indonesia, dengan IHSG terpangkas hingga 80,853 poin (6,49%) ke level 1.164,011 pada pukul 10.55 WIB. Sementara nilai tukar rupiah terus terpuruk ke level 10.470 per dolar AS.

Bursa-bursa Asia lainnya juga berjatuhan, hanya Nikkei-225 yang berhasil naik tipis 0,4%. Selebihnya mengalami penurunan, Taipei turun 6%, Shanghai turun 2,3%, Sydney turun 1,35%, Hong Kong merosot 2%, Kospi melorot 0,58%.

Mata uang yen akhirnya tertahan penguatannya, setelah adanya spekulasi bahwa Bank Sentral Jepang akan melakukan intervensi untuk menahan penguatan lebih lanjut.

Dolar AS masih bertahan di level terendahnya dalam 13 tahun atas yen di posisi 91,86 yen, sebelum akhirnya menguat tipis ke 93,90 yen.
(qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads