Keputusan revisi target tersebut berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) BEI di hotel Dharmawangsa, Jl Brawijaya, Jakarta, Selasa (28/10/2008).
"BEI akan mengkaji dan mereview kembali target-target yang telah ditetapkan baik untuk tahun ini maupun tahun depan," kata Dirut BEI, Erry Firmansyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angkanya belum bisa diberikan sekarang karena akan direview setelah persetujuan RUPS ini, tetapi akan segera kita umumkan," katanya.
Mengenai aturan main repo saham menurut Erry pihaknya akan melakukan kajian agar masalah repo dampaknya tidak terjadi seperti belakangan ini. Masalah repo terbesar saat ini sedang dihadapi grup Bakrie yang melakukan gadai saham anak-anak usahanya.
(ir/qom)











































