Bapepam Persoalkan Harga Tender Offer Indosat

Bapepam Persoalkan Harga Tender Offer Indosat

- detikFinance
Selasa, 28 Okt 2008 21:03 WIB
Bapepam Persoalkan Harga Tender Offer Indosat
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) mempersoalkan harga tender offer PT Indosat Tbk oleh Qatar Telecom, yang lebih rendah dari harga saat akuisisi.

"Mereka kan membuat press release, saya mau minta klarifikasi maksudnya apa mereka membuat press release? Pakai harga yang berbeda dengan harga yang mereka umumkan," tegas Ketua Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany yang ditemui usai rapat di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (28/10/2008).

Qatar Telecom hari ini mengumumkan harga tender offer untuk pembelian sekitar 24,2% saham publik di PT Indosat Tbk senilai Rp 6.416 per saham. Harga tender offer ini jauh di bawah harga pembelian saham Indosat milik Singapore Technologies Telemedia (STT) yang sebesar Rp 7.388 per saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Fuad, mestinya harga saham tender offer itu harus sama dengan harga yang ditawarkan saat akuisisi.

"Kalau menurut aturan kita yang ada, dia harus pakai harga yang akuisisi, harus tetap ikut yang lama. Kan dia dulu berlaku aturan yang lama, makanya dia harus tender offer. Kalau aturan baru, malah dia nggak perlu ikut tender offer," urai Fuad.

Bahkan menurut Fuad, Qtel menginginkan proses tender offer sehingga transaksinya dipercepat sebelum aturan tender offer baru muncul.

Fuad mengakui masih banyak hal yang belum jelas untuk tender offer ini, termasuk struktur harganya. Untuk itu, Bapepam akan segera memanggil manajemen Qtel.

"Saya minta pak Noor Rachman (Kabiro Bapepam) untuk memanggil mereka segera," tegas Fuad.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads