IHSG Menguat Secuil

IHSG Menguat Secuil

- detikFinance
Rabu, 29 Okt 2008 16:13 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya bisa menapak teritori hijau meski hanya naik secuil. Aksi beli investor masih sangat terbatas meski harga saham-saham sudah relatif rendah.   

Sementara sentimen 10 kebijakan pemerintah belum terlalu direspons pelaku pasar. Justru stabilnya rupiah di level 10.700 per dolar AS yang menolong IHSG berjalan ke zona positif.

Masih labilnya bursa saham Asia juga membuat IHSG bergerak fluktuatif. IHSG sempat naik 35 poin lalu turun terendahnya 14 poin kemudian akhirnya lebih banyak bergerak terbatas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (29/10/2008) IHSG menguat tipis 2,234 poin (0,2%) ke posisi 1.113,624.

Indeks LQ-45 naik 1,838 poin (0,89%) menjadi 208,513 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,977 poin (0,57%) menjadi 173,687.

Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB juga melemah 200 poin ke posisi 10.900 per dolar AS. Rupiah pagi tadi sempat menguat ke posisi 9.450 per dolar AS.

Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 50.759 kali, dengan volume 2,434 miliar unit saham, senilai Rp 1,682 triliun. Sebanyak 70 saham naik, 99 saham turun dan 46 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 5.100, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 175 menjadi Rp 2.200, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 25 menjadi Rp 4.175, Indosat (ISAT) naik Rp 300 menjadi Rp 5.100 dan Bank Internasional Indonesia (BNII) naik Rp 10 menjadi Rp 455.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.650, Timah (TINS) turun Rp 10 menjadi Rp 990, Astra Internasional (ASII) turun Rp 200 menjadi Rp 7.100 dan United Tractors (UNTR) turun Rp 250 menjadi Rp 2.400.

Sementara bursa saham Asia ditutup bervariasi seperti Hang Seng menguat 0,84%, KOSPI turun 3,02%, Nikkei naik 7,74%, Shanghai turun 2,94%, STI Singapura turun 0,44% dan Taiwan naik 0,15%. (ir/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads