Dirut BEI Erry Firmansyah menegaskan, pihaknya sejauh ini belum bisa mengungkapkan berapa lama saham 3 emiten Grup Bakrie itu distop perdagangannya.
"Selain karena belum jelasnya informasi transaksi material mereka, pelaku pasar meminta agar suspensi grup Bakrie tidak dibuka ditengah kondisi pasar seperti ini karena bisa menambah kacau pasar," kata Erry saat ditemui dikantornya, kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (29/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emiten-emiten tersebut adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).
Pada 17 Oktober 2008, suspensi ELTY, UNSP dan BTEL dibuka oleh BEI dengan alasan kejelasan informasi mengenai mereka sudah transparan.
"Kami juga melihat, jika 3 emiten Bakrie itu dibuka suspensinya, akan banyak broker yang ambruk. Banyak broker yang memiliki portofolio saham-saham grup Bakrie," jelas Erry.
Bakrie hari ini mengajukan perpanjangan suspensi saham kembali, dengan alasan negosiasi untuk penjualan PT Bumi Resources Tbk belum tuntas. Bakrie Brothers sebelumnya telah mengajukan perpanjangan suspensi, yang seharusnya berakhir pada 28 Oktober kemarin.
Β
(dro/qom)











































