Pada penutupan perdagangan saham Rabu (29/10/2008) IHSG menguat tipis 2,234 poin (0,2%) ke posisi 1.113,624. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 50.759 kali, dengan volume 2,434 miliar unit saham, senilai Rp 1,682 triliun.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan indeks sendiri sangat fluktuatif pada perdagangan hari ini, indeks dibuka di level 1.146,53 dan ditutup di teritori negatif ketika penutupan sesi pertama. Pada sesi kedua pun indeks sempat keluar masuk teritori negatif, walaupun pada last minute, indeks akhirnya ditutup menguat.
Sektor consumer +1,64%), infrastructure (+1,27%), dan finance (+2,57%) merupakan sektor-sektor yang ditutup menguat hari ini. IHSG ditutup menguat tipis disebabkan para investor masih khawatir terhadap pergerakan IHSG ke depan, sehingga banyak para investor yang memilih berinvestasi short term dengan melakukan aksi profit taking.
Dari sektor komoditas, minyak mengalami rebound untuk pertama kalinya dalam lima hari berturut β turut mengakibatkan beberapa perusahaan CPO unggulan menguat seperti LSIP (+6,08%), SGRO (+4,39%), dan AALI (2,17%). Pemerintah juga telah menetapkan PE CPO sebesar 0% untuk bukan November mengikuti permintaan pengusaha sawit.
Sementara CPRO (+3,22%) melanjutkan penguatannya dalam dua hari berturut-turut setelah perseroan membantah tuduhan MISSI dan mengklaim bahwa perseroan telah memberikan informasi secara resmi baik media massa maupun KSEI.
Laporan keuangan UNVR yang cukup menarik (Net Income +30%) menyebabkan harga UNVR (+4,87%) ditutup menguat ke level Rp 6.450.
(qom/qom)











































