Laba Holcim Naik 300%

Triwulan III--2008

Laba Holcim Naik 300%

- detikFinance
Kamis, 30 Okt 2008 10:33 WIB
Laba Holcim Naik 300%
Jakarta - PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) membukukan keuntungan bersih Rp 547 miliar hingga triwulan III-2007 atau lebih tinggi 300% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 153 miliar.

Nilai penjualan sebesar Rp 3,441 triliun mewakili kenaikan pendapatan sebesar 26%  dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 2,727 triliun.

Peningkatan volume sebanyak 3% dari kuartal sebelumnya dengan penjualan dalam sembilan bulan menjadi sebesar 5,1 juta ton yang jumlahnya sama seperti tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Upaya-upaya Pemasaran dan Penjualan di pasar domestik terus menghasilkan  hasil positif dimana Holcim memiliki 22% saham di Jawa. Volume ekspor yang menurun 33% adalah cerminan upaya Perusahaan untuk tetap fokus pada permintaan dalam negeri yang tinggi dengan marjin yang lebih baik," bunyi siaran pers Holcim, Kamis (30/10/2008).  

Holcim Beton, anak perusahaan yang bergerak dalam usaha beton siap pakai telah berhasil melampaui angka 1.000.000 meter kubik dalam periode kuartal tersebut dengan peningkatan jumlah pengiriman sebesar 29% atau 1.083.000 meter kubik. Ini sebagai hasil dari peningkatan pangsa pasar di Jawa dan membuat kemajuan yang pesat  dengan konsolidasi usaha beton siap pakai  dan akuisisi tambang batu di Jawa Timur.  

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya bahwa, pembayaran utang dalam dolar AS dan restrukturisasi sebagian pembiayaan (refinance) dalam bentuk pinjaman Rupiah dari bank lokal dengan nilai setara US$ 60 juta, telah membantu Perusahaan mengurangi resiko   nilai tukar dan memperbaiki struktur hutang.

Mayoritas saham Holcim Indonesia atau sebesar 77,33% dimiliki dan dikelola oleh Holderfin BV Ltd, anak perusahaan Holcim Ltd, yang berbasis di Swiss.

Perseroan mengoperasikan dua pabrik semen masing-masing di Narogong, Jawa Barat dan di Cilacap, Jawa Tengah, dengan total kapasitas gabungan per tahun 7,9 juta ton klinker, dan mempekerjakan 2.300 orang. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads