"Melonjaknya pendapatan dikontribusikan kenaikan kontrak konstruksi infrastruktur dan gedung yang kontribusinya sebesar 67,2% dari pendapatan," ujar Corporate Secretary WIKA, Imam Sudiyono dalam bincang-bincang dengan wartawan di Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (30/10/2008).
Namun pada pos Laba Usaha, sedikit menurun menjadi Rp 138,2 miliar, turun 0,4% dari sebelumnya Rp 138,8 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pos Laba Bersih, WIKA membukukan angka sebesar Rp 84,9 miliar, naik 18,5% dari sebelumnya Rp 71,6 miliar.
Tahun ini WIKA menargetkan order proyek senilai Rp 14,1 triliun. Hingga September lalu, WIKA telah membukukan order book sebesar Rp 13,9 triliun.
"Jadi sudah tercapai sekitar 98,6% dari target. Namun pada triwulan IV kami menargetkan order book baru senilai Rp 3 triliun. Sepertinya target Rp 14,1 triliun akan terlampaui," ujar Imam. (dro/ir)











































