Pertumbuhan pendapatan konsolidasi yang mencapai 59% mendorong melonjaknnya laba bersih. Demikian siaran pers UNTR yang diterima detikFinance, Jumat (31/10/2008).
Total pendapatan konsolidasi UNTR sebesar Rp 21,103 triliun, naik 595 dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 13,231 triliun. Kontribusi terbesar disumbang oleh pendapatan penjualan alat berat yag mencapai Rp 10,056 triliun, naik 54% dari sebelumnya Rp 6,533 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan alat berat Komatsu sepanjang 9 bulan 2008 sebanyak 3.823 unit, naik 46% dari tahun lalu sebanyak 2.621 unit dengan penguasaan pangsa pasar 45%. Sektor terbesar masih dari penjualan alat berat pertambangan sebanyak 1.970 unit, naik 103% dari tahun lalu 986 unit.
Penjualan alat berat konstruksi sebanyak 963 unit, naik 30% dari tahun lalu 889 unit. Alat berat Agro Industri sebanyak 518 unit, naik 8% dari tahun lalu 396 unit. Terakhir alat berat Kehutanan sebanyak 372 unit, naik tipis 1% dari seblumnya 368 unit.
Produksi bidang kontruksi batubara Pama Persada selama sembilan bulan 2008 sebanyak 44,2 juta ton, naik 12% dari periode yang sama tahun lalu 39,3 juta ton. Sementara DEJ, anak usaha UNTR di bidang pertambangan batubara memproduksi 2,9 juta ton batubara, naik 12% dari periode yang sama tahun lalu 2,6 juta ton. (dro/ir)











































