Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BEI Erry Firmansyah kepada detikFinance, Sabtu (1/11/2008).
"Kalau memang sudah terjadi transaksi, maka kita akan minta mereka segara lakukan public ekspose untuk menjelaskan tansaksi tersebut secara detail untuk kemudian dapat segera kita buka suspensinya," jelas Erry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari penjualan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) sebelumnya, BNBR, menurut Ari telah mengantongi US$ 1,357 miliar. BNBR memiliki utang gadai saham dengan jumlah pokok sebesar Rp 11,51 triliun dan bunga pinjaman sekitar Rp 1,22 triliun. Totalnya sekitar Rp 12,73 triliun.
BEI telah menghentikan perdagangan saham 3 emiten Grup Bakrie yakni BNBR, BUMI dan ENRG (Energi Mega Persada) sejak 7 Oktober lalu ditengah kejatuhan pasar saham dan kabar gadai saham yang simpang siur.
Tiga emiten Grup Bakrie lain yang juga sempat disuspensi sudah kembali diperdagangkan sejak 17 Oktober lalu yakni PT PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL). (qom/qom)











































