"Segera setelah transaksi ini selesai baru bisa dilakukan paparan publik. Mungkin minggu ini atau pekan depan," kata Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang juga Corporate Secretary BUMI, Dileep Srivastavaa ketika dihubungi detikFinance, Senin (3/11/2008).
Perusahaan belum bisa mengonfirmasikan kapan transaksi penjualan Bumi ini akan selesai karena sedang dalam tahap penyelesaian. "Semuanya masih berlangsung," ujar Dileep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BEI belum bisa mencabut suspensi saham BUMI hingga ada penjelasan berupa paparan publik. Saham Bumi disuspensi sejak 7 Oktober 2008 bersama dua saham lainnya Energi Mega Persada dan BNBR.
Tiga emiten Grup Bakrie lain yang juga sempat disuspensi namun sudah kembali diperdagangkan sejak 17 Oktober lalu yakni PT PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).
Mengenai pencabutan suspensi grup Bakrie, Dileep mengaku menyerahkan sepenuhnya ke otoritas bursa. "Kalau kepastian pencabutan suspensi itu keputusan BEI, kita sendiri belum minta perpanjangan suspensi," katanya.
Saham BUMI dibeli oleh Northstar Pacific yang terafiliasi dengan Texas Pacific Group, perusahaan investasi asal AS.
Meski penjualan tersebut sudah terjadi, namun BNBR belum menerima dana penjualan saham Bumi, karena Northstar masih melakukan due diligence.
Pemegang saham repo Bumi juga masih menunggu nasibnya, atas pembayaran penjaminaan saham Bumi oleh BNBR. (ir/qom)











































