"Tahun depan kami berencana menambah 10 gerai Mitra 10. Investasinya sekitar Rp 100 miliar," ujar Direktur CSAP, Idrus Widjajakusuma, dalam jumpa pers di restoran Sari Kuring, SCBD, Jakarta, Senin (3/11/2008).
Gerai-gerai tersebut akan dibuka di berbagai wilayah antara lain Jabodetabek, Yogyakarta, Makassar dan Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mitra 10 Express merupakan merek toko bangunan milik CSAP dengan ukuran di bawah 1.000 meter persegi (m2). Mitra 10 merupakan sebutan untuk toko bangunan CSAP yang berukuran di atas 1.000 m2.
"Investasi Mitra 10 Express sekitar Rp 3-5 miliar per gerai. Kalau Mitra 10 investasinya bervariasi. Untuk ukuran 6.500 m2, investasinya sekitar Rp 30-35 miliar," jelas Idrus.
Pendanaannya akan menggunakan kombinasi kas internal dan pinjaman perbankan. Posisi kas internal perseroan per 30 September 2008 sebesar Rp 9 miliar.
"Kami akan memaksimalkan penggunaan kas internal, baru sisanya dari perbankan. Kami punya sindikasi pinjaman modal kerja sebesar Rp 210 miliar," ujar Idrus.
Sindikasi Rp 210 miliar tersebut merupakan pinjaman yang digalang oleh BCA bersama 4 bank lokal lainnya yaitu Bank Danamon, UOB Buana, Bank Bumiputera dan CIMB Niaga.
Triwulan III-2008
Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 2,08 triliun, naik 31% dari periode yang sama tahun lalu Rp 1,59 triliun. Pada pos laba bersih, perseroan membukukan angka sebesar Rp 48,2 miliar, naik 87% dari periode yang sama tahun lalu Rp 25,79 miliar.
Target pendapatan satu tahun penuh 2008 sebesar Rp 2,65 triliun. Sayangnya Idrus belum mau menyebutkan target perolehan laba bersih CSPA satu tahun penuh 2008. (dro/ir)











































