Saham-saham di Wall Street memilih untuk berdiam sejenak dan tidak mengikuti 'pesta' kenaikan harga yang sudah berlangsung di bursa Asia dan Eropa sebelumnya.
Pada perdagangan Senin (3/11/2008), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun tipis 5,18 poin (0,06%) ke level 9.319,83. Sementara Nasdaq menguat tipis 5,38 poin (0,31%) ke level 1.726,33 dan indeks Standard & Poor's 500 naik tipis 2,45 poin (0,25%) ke level 966,30.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan berjalan sangat tipis, dengan volume perdagangan terendah dalam dua bulan terakhir. Seperti dikutip dari Reuters, perdagangan di New York Stock Exchange hanya sekitar 1,02 miliar lembar saham, yang merupakan volume tertipis sejak Agustus. Rata-rata volume perdagangan tahun lalu di NYSE mencapai 1,90 miliar lembar saham.
Demikian pula di Nasdaq, dimana hanya 1,81 miliar lembar saham berpindah tangan, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 2,17 miliar saham.
Analis memperkirakan, Wall Street baru akan bergerak liar setelah pilpres yang mempertemukan Barrack Obama dari Partai Demokrat dan John McCain dari Partai Republik ini. (qom/qom)











































