Tekanan ke Rupiah Belum Berkurang

Tekanan ke Rupiah Belum Berkurang

- detikFinance
Selasa, 04 Nov 2008 08:05 WIB
Tekanan ke Rupiah Belum Berkurang
Jakarta - Rupiah belum bisa memanfaatkan sentimen penurunan inflasi dan malah cenderung melemah. Tekanan yang tinggi terhadap permintaan dolar AS membuat mata uang lokal ini susah masuk ke wilayah penguatan.

Pada perdagangan valas pukul 08.00 WIB, Selasa (4/11/2008) rupiah berada di posisi 10.983 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 10.980-10.986 per dolar AS.

Posisi rupiah pada Selasa pagi ini terkoreksi dibanding penutupan perdagangan Senin kemarin (3/11/2008) di level 10.900 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengumumkan inflasi Oktober sebesar 0,45% yang lebih rendah ketimbang inflasi September 0,97% sama sekali diabaikan oleh investor valas.

Padahal turunnya inflasi ini membuat peluang suku bunga BI Rate turun dari posisi saat ini sebesar 9,5% dalam rapat dewan gubernur (RDG) pada 6 November.

Namun pelaku pasar ternyata lebih cenderung melihat situasi keamanan saat ini karena munculnya lagi ancaman-ancaman bom.

Sementara dolar AS masih mencapai penguatan menjelang pemilihan presiden (pilpres) di AS yang akan berlangsung Selasa, 4 November waktu setempat.

Pelaku pasar rupanya sedang menantikan kemungkinan penurunan suku bunga Eropa dan Inggris yang akan diumumkan pekan ini.

Pada penutupan Senin waktu AS (3/11/2008) euro ditutup di level 1,2635 dolar AS dibandingkan Jumat pekan lalu yang sebesar 1,2750 dolar AS.

Dolar AS juga menguat terhadap mata uang Jepang di posisi 99,13 yen dibandingkan Jumat pekan lalu yang sebesar 98,44 dolar AS. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads