"Suspensi dilakukan di semua pasar sejak sesi I Kamis 6 November hingga pengumuman lebih lanjut," kata Kadiv Perdagangan BEI Supandi dalam pengumuman Kamis (6/11/2008).
Bank UOB Buana sebelumnya telah melakukan tender offer seharga Rp 1.638 per saham. Harga untuk tender offer itu lebih tinggi 17% dalam jangka waktu 90 hari terakhir sebelum pengumuman go private pada 22 Juli 2008 yaitu sebesar Rp 1.400 per saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan menjelaskan alasan go private karena jumlah saham publik yang diperdagangkan hanya 11,45% dengan jumlah pemegang saham yang tidak melebihi 350 pemegang saham. Saham-saham itu juga jarang diperdagangkan dan tidak likuid sehingga tidak memberikan nilai tambah ke pasar modal dan pemegang sahamnya
(ir/ir)











































