Penjual Saham BUMI Membludak

Penjual Saham BUMI Membludak

- detikFinance
Kamis, 06 Nov 2008 10:25 WIB
Penjual Saham BUMI Membludak
Jakarta - Penjualan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) langsung membludak begitu transaksi perdagangan saham dibuka pukul 09:30:04 WIB. Panin Sekuritas paling banyak menjual saham BUMI.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/11/2008) memperlihatkan posisi Panin Sekuritas paling banyak melakukan penjualan saham BUMI.

Hingga pukul 10.00 WIB, perusahaan sekuritas masih memasang posisi jual bahkan ada yang menjual di harga Rp 1.500 per saham tapi gagal, karena harga yang bisa diterima Rp 1.975 per saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham BUMI ketika dibuka langsung terkena auto rejection batas bawah dengan turun Rp 200 atau 9,2% di posisi 1.975 per saham. Penjualan saham BUMI mencapai rekor dari sisi volume penawaran penjualan saham yang mencapai Rp 3 triliun di seluruh pasar baik reguler maupun negosiasi.

Pengamat pasar modal Alfatih, BUMI masih memliki beberapa persoalan yang masih melanda BUMI yakni masalah forced sale, dan penjualan saham kepada konsorsium Northstar Pacific.

"Masalah ini yang harus di-follow up," ujarnya ketika dihubungi detikFinance, Kamis (6/11/2008).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun turun 55,347 poin atau 4,05 persen ke level 1.310,928. Penurunan tidak hanya terjadi karena saham BUMI tetapi juga karena terimbas indeks regional yang tengah mengalami penurunan. "Kehadiran BUMI bukan jadi faktor utama," ujarnya.

Sebelumnya penundaan penghentian sementara (suspensi) saham Bumi Resources semakin menguatkan analisis bahwa memang di kalangan pemerintah terjadi beda pandangan.

"Yang satu pengen public expose dulu, nanti dibuka. Yang lain pengen dibuka. Kejadian pencabutan suspensi kalau menurut saya mengkonfirmasi analisis politik, bahwa di pemerintah beda pandangan," ujar pengamat pasar modal Yanuar Rizky dalam perbincangan dengan detikFinance, Rabu malam (5/11/2008).

Bursa Efek Indonesia pada Rabu 5 November tadinya mau mencabut suspensi saham PT Bumi Resources Tbk, namun tiba-tiba selang beberapa menit kemudian, pencabutan suspensi batal dilakukan. Suspensi terjadi karena intervensi pemerintah.

Pemerintah sendiri belum memberikan kejelasan mengapa suspensi saham masih dilakukan. Pemerintah lanjut Yanuar dalam hal ini Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam) harus berperan sebagai wasit, penegak hukum di pasar modal dan memberikan perlindungan bagi investor minoritas

Untuk melindungi investor minoritas yang memiliki saham Bumi, Bapepam harus membuktikan dulu siapa pengendali saham Bumi yang sebenarnya selama ini.

Pembuktian itu perlu supaya transaksi saham yang selama ini meroketkan harga saham diperjelas, apakah hanya aksi goreng-gorengan saham yang dilakukan segelintir pihak yang ingin meraup keuntungan dari naiknya harga saham Bumi atau karena memang mekanisme pasar. (ir/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads