Bapepam Minta Intervensi Suspensi BUMI Jangan Dipersoalkan

Bapepam Minta Intervensi Suspensi BUMI Jangan Dipersoalkan

- detikFinance
Kamis, 06 Nov 2008 14:03 WIB
Bapepam Minta Intervensi Suspensi BUMI Jangan Dipersoalkan
Jakarta - Suspensi saham PT Bumi Resources Tbk sudah dibuka setelah sehari sebelumnya menuai kontroversi karena adanya intervensi pemerintah agar suspensi saham BUMI jangan dibuka dulu.

Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) Fuad Rahmany mengatakan penundaan pembukaan suspensi saham BUMI pada Rabu kemarin (5/11/2008) karena ada yang perlu diklarifikasi.

Setelah saham BUMI diperdagangkan hari ini, Bapepam LK minta masalah intervensi pemerintah jangan lagi diributkan karena memang ada alasan yang kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita kan sudah jelaskan. Orang gak terlalu ribut juga kok. Kita kan kasih penjelasan, sekarang sudah dibuka suspensinya. Gak usah terlalu dipermaslahkan lah, cuma tambah sehari saja (suspensinya) kemarin. Kita minta maaf kalau memang terjadi kebingungan di pasar. Saya minta maaf," kata Fuad di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (6/11/2008).

Diakui Fuad, sebenarnya pada Rabu kemarin memang saham BUMI akan dibuka tapi kemudian ada informasi yang beredar yang dikhawatirkan dapat meniimbulkan masalah.

"Lalu kemudian kita periksa dulu, tapi kemudian kita klarifikasi, ternyata sampai akhir hari tidak mengkhawatirkan. Akhirnya kita buka. Informasinya apa tidak perlu kita kasih tahu," katanya.

Ditanya pihak siapa di pemerintah yang meminta penundaan pencabutan suspensi saham BUMI pada Rabu kemarin, Fuad menolak menjelaskannya.

"Bisa Bapepam, bisa siapapun. Memang kita sayangkan sekali mengapa pada saat-saat terakhir baru kita mendengar info yang cukup, kita khawatirkan itu. Tapi sekarang kita sudah klarifikasi semua," katanya.

"Sekarang biarkan saja pasar, mekanisme pasar berjalan dengan sendirinya. Memang kemarin rencananya kita buka, tapi ada yg perlu kita klarifikasi. Anda nggak usah perlu tahu informasinya apa. Kan sudah tiga minggu tambah satu hari kita suspensi, sekarang sudah kita buka," ulang Fuad dengan tegas.

Bapepam dan otoritas bursa juga memberikan kesempatan kepada Bakrie & Brothers (BNBR) untuk memberikan penjelasan kepada pelaku pasar mengenai aksi korporasinya.

"Karena kita tahu saham BUMI dimiliki oleh banyak pihak di pasar. Oleh karena itu kita beri kesempatan grup Bakrie untuk komunikasi dengan pelaku pasar, broker dan segala macam. Kita beri kesempatan mereka melakukan public expose, tapi kalau mereka nggak melakukan, nggak apa-apa juga," katanya.

Fuad mengatakan pelaksanaan paparan publik tidak wajib. Tapi paparan publik juga menjadi kepentingan perusahaan untuk mengurangi spekulasi supaya lebih jelas.

"Tapi mereka anggap konferensi pers di hari Sabtu itu sudah cukup. Tapi kan mereka ada RUPSLB 2 Desember, dan 2 minggu sebelum itu harus sudah lebih jelas lagi agendanya. Posisi BNBR, itu juga jadi salah satu tanggal yang penting. Dan itu juga mungkin suspensinya akan dilepas," katanya.
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads