Rupiah Tertahan di 10.845/US$

Rupiah Tertahan di 10.845/US$

- detikFinance
Kamis, 06 Nov 2008 17:03 WIB
Rupiah Tertahan di 10.845/US$
Jakarta - Upaya Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI Rate 9,5% membuat pelemahan rupiah agak tertahan. Rupiah yang sempat bergolak ke 11.100 bisa diredam pelemahannya.

Pada perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Kamis (6/11/2008) rupiah menguat 5 poin ke posisi 10.845 per dolar AS.   

Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono menyatakan acuan untuk menentukan BI Rate selalu inflasi. BI melihat inflasi memang mulai cenderung menurun meskipun masih pada level yang tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ke depan, kita juga melihat bahwa nanti dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang menurun, yang juga nanti berdampak pada pertumbuhan ekonomi kita. Pressure dari kegiatan ekonomi yang berlebihan yang melebihi kapasitas seperti misalnya pertumbuhan kredit yang tinggi dan sebagainya, itu nanti akan menyesuaikan pada kondisi yang baru," ujarnya.

Sementara itu yang patut terus BI jaga dan monitor dengan cermat adalah dampak dari depresiasi rupiah. "Karena dia satu-satunya sekarang yang akan membawa inflasi ke atas," ujarnya.

Namun meskipun ada depresiasi, dampak dari nilai tukar ini tidak terlalu besar. "Karena kita sudah menyesuaikan pada kondisi yang baru. Beberapa bulan yang lalu kita masih tinggi karena impor kita tinggi, tapi sekarang impor kita sudah cenderung menurun. Sehingga dampak dari depresiasi nilai tukar diharapkan tidak terlalu besar," ujarnya.
 
Sementara mata uang Asia lainnya ditutup bervariasi terhadap dolar AS seperti dolar Hong Kong menguat 0,01%, rupee India melemah 0,68%, yen Jepang menguat 0,34%, peso Filipina melemah 1,08%, dolar Singapura menguat 0,06%, bath Thailand melemah 0,09%.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads