Pada perdagangan saham Kamis (6/11/2008) IHSG anjlok 58,378 poin (4,27%) menjadi 1.307,897. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 35.491 kali, dengan volume 1,917 miliar unit saham, senilai Rp 1,980 triliun.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan IHSG mengikuti melemahnya bursa regional seperti topix (-5,96%), Hang Seng (-7,06%), dan Nikkei (-0,45%)dan bursa di US, minyak juga kembali terkoreksi ke level US$ 64,55.
Anjloknya indeks ditopang oleh minimnya sentimen positif dan kebijakan BEI yang akhirnya melepaskan suspend BUMI (dari rencana semula kemarin) sejak 6 Oktober. Ketika indeks dibuka, saham BUMI langsung mengalami auto rejection ke level Rp1.975 (-9,19%) dengan jumlah volume 904 lot (Rp892 juta).
PTBA sendiri dipastikan akan ikut dalam konsorsium Northstar untuk mengakuisisi 35% saham BUMI, namun besaran sahamnya masih belum diketahui (masih dalam tahap due diligence).
Indeks dibuka di level 1.303,302 dan sepanjang hari pergerakannya selalu berada di area negatif. Semua sektor ditutup melemah dipimpin oleh sektor mining (-7,94%).
Dari sektor ekonomi, kurs rupiah ditutup melemah 1,1 % ke Rp10.950/$ , namun kami melihat ke depannya nilai rupiah akan terapresiasi terhadap dollar setelah adanya kebijakan dari BI untuk menetapkan suku bunga di level 9,5% untuk bulan ini.
Sementara cadangan devisa Indonesia per akhir Oktober 2008Β berkurang $7 milliar menjadi $51 milliar, padahal cadangan devisa per September 2008 masih $57,1 milliar. Nilai rupiah yang terus melemah memaksa BI mengintervensi agar nilai rupiah tetap terjaga.
(qom/qom)











































