Padahal sejak kemarin, wajah Sri Mulyani sangat kusut dan sama sekali tak bersahabat dengan wartawan setelah keluarnya berita bahwa pemerintah ikut mengintervensi pembatalan pencabutan suspensi saham BUMI. Ditanya mengenai apapun, Sri Mulyani memilih bungkam.
Namun pada Kamis (6/11/2008), Sri Mulyani yang baru saja mengumumkan penurunan harga BBM di kantor presiden, terlihat sumrigah. Ditemui ketika akan meninggalkan kantornya di Gedung Depkeu, Sri Mulyani akhirnya bersedia angkat bicara. Sri Mulyani tampak didampingi suami dan dua putranya meninggalkan kantor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabarnya sempat akan mengundurkan diri? "Ah yang bener..," jawab Sri Mulyani sambil tertawa.
Beritanya sudah ada di detikcom? "Oh, detak. Ah, saya nggak tahu," elaknya sambil bercanda.
Mau pergi 12 hari? "Iya, nanti mudah-mudahan kalian dapat berita ya," katanya.
Sri Mulyani pun lantas menyalami seluruh wartawan. Sri Mulyani akan menghadiri pertemuan Menteri Keuangan G20 di Brazil.
"Sudah ya," kata Sri Mulyani langsung masuk ke Toyota Alphard hitam bersama dengan suami dan kedua putranya.
Kabar yang beredar, Sri Mulyani sempat mengajukan pengunduran diri ke Presiden SBY pada Rabu (6/11/2008) petang kemarin. Sri Mulyani keberatan dengan pembatalan pencabutan suspensi saham BUMI karena adanya intervensi dari menteri lain.
Namun setelah Sri Mulyani mengajukan pengunduran diri, dua jam kemudian Presiden SBY meminta agar menteri yang baru saja mendapatkan 2 penghargaan itu tidak mundur. Sri Mulyani bersedia, namun dengan syarat suspensi saham BUMI harus dicabut.
Mengenai isu bahwa Presiden SBY memanggil Sri Mulyani pada pukul 20.00 WIB, Rabu (5/11/2008), Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng membantahnya. "Tadi malam, Presiden melakukan jamuan malam dengan Presiden Madagaskar hingga malam," jelas dia.
(qom/ddn)











































