Isu Menkeu Mundur Bukan Hanya Sekali

Isu Menkeu Mundur Bukan Hanya Sekali

- detikFinance
Jumat, 07 Nov 2008 11:42 WIB
Isu Menkeu Mundur Bukan Hanya Sekali
Jakarta - Pemerintah membantah isu ancaman mundur Menkeu Sri Mulyani dari kabinet terkait pembatalan pencabutan suspensi saham PT Bumi Resources Tbk. Isu tentang mundurnya Sri Mulyani bukan cuma sekali ini saja.

"Saya lihat rumor ini bukan yang pertama pada waktu itu juga sudah muncul. Jadi saya sampaikan itu tidak betul," ujar Mensesneg Hatta Rajasa di Wisma Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat (7/11/2008).

Menurut kabar yang beredar, Sri Mulyani sempat mengajukan pengunduran diri ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rabu (6/11/2008) petang. Sri Mulyani keberatan dengan pembatalan pencabutan suspensi saham BUMI karena adanya intervensi dari menteri lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun setelah Sri Mulyani mengajukan pengunduran diri, dua jam kemudian Presiden SBY meminta agar menteri yang baru saja mendapatkan 2 penghargaan itu tidak mundur. Sri Mulyani bersedia. Syaratnya, suspensi saham BUMI harus dicabut.

Menurut Hatta, tidak mungkin Presiden SBY ikut mengurusi hal-hal yang teknis seperti itu.

"Pemerintah tidak intervensi, semuanya kewenangan bursa untuk melakukan hal-hal yang sangat teknis, tidak ada tekanan dari istana. Masak presiden ikut campur hal yang teknis sekali," elak pria berambut putih ini.

Dikabarkan, pada Rabu 5 November malam, Sri menemui SBY meminta untuk mundur. Namun lagi-lagi Hatta berdalih.

"Menkeu kan mau berangkat (ke Amerika Serikat mendampingi SBY). Lalu paginya (Kamis) ada rapat merumuskan posisi pemerintah di G-20 Summit di Washington. Jadi very clear,” kata Hatta. (anw/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads